Ahmad Masykur

Share your knowledge although one function!

About the author

Ahmad Masykur is a Software Architecture Engineer at PT. Freeport Indonesia Jakarta Indonesia.
In this blog, I share things of interest to me. Most topics are likely to be related to software development, but don't hold me to it.

Certificates



Awards


Powered by

Prayer Time

September 09, 2010
الفجر/Dawn 04:31:58
الشروق/Sunrise 05:49:04
الظهر/Noon 11:50:17
العصر/Afternoon 15:06:38
المغرب/Sunset 17:51:30
العشاء/Dusk 19:00:31
Jakarta  Indonesia
Prayer time widget created by
Ahmad Masykur

Page List

Validators


Ahmad Masykur

Pengantar AJAX

Pendahuluan

Banyak pertanyaan di milis dotnet@netindonesia.net mengenai apa itu AJAX. Tulisan ini adalah penyempurnaan tulisan saya di http://semarang.netindonesia.net/blogs/cahnom/. Dalam tulisan kali ini saya akan menjelaskan tentang dasar-dasar AJAX menggunakan native Javascript. Pada tulisan berikutnya Insya Allah akan saya bahas mengenai pemprograman AJAX menggunakan beberapa Framework yang sudah ada untuk mempercepat pembuatan program (RAD).

Sebelum membahas lebih jauh tentang AJAX. Apa sih sebenarnya AJAX? AJAX bukanlah barang baru dan bukan teknologi baru. AJAX merupakan paduan dari beberapa teknologi yang sudah dikenal sebalumnya yaitu HTML, DOM, XML, Javascript dan teknologi pendukung lainnya. AJAX adalah akronim dari Asynchronous JavaScript and XML,  komponen-komponen AJAX meliputi:

  • HTML (HyperText Markup Language) digunakan dalam membuat halaman web dan dokumen-dokumen lain yang dapat ditampilkan dalam browser. HTML merupakan standar internasional dengan spesifikasi yang ditetapkan oleh World Wide Web Consortium (W3C). Versi terakhir saat tulisan ini dibuat adalah HTML 4.01.
  • XHTML (Extensible HyperText Markup Language), adalah bahasa markup sebagaimana HTML, tetapi dengan gaya bahasa lebih baik. Versi terakhir saat tulisan ini dibuat adalah XHTML 2.0.
  • CSS (Cascading Style Sheets ) adalah sebuah mekanisme sederhana untuk memberikan style (seperti font, warna, jarak spasi, dll) kepada dokumen web yang ditulis dalam HTML atau XML (termasuk beberapa variasi bahasa XML seperti XHTML dan SVG).
  • JavaScript adalah bahasa scripting kecil, ringan, berorientasi-objek dan lintas platform. JavaScript tidak dapat berjalan dengan baik sebagai bahasa mandiri, melainkan dirancang untuk ditanamkan pada produk dan aplikasi lain seperti peramban web.
  • DOM (Document Object Model) adalah sebuah API (Application Program Interface) untuk dokumen HTML dan XML. DOM menyediakan representasi dokumen secara terstruktur, dimungkinkan untuk  merubah isi dan presentasi visual. Pada dasarnya, DOM menghubungkan halaman web dengan script atau bahasa pemprograman.
  • XML (Extensible Markup Language) adalah bahasa markup untuk keperluan umum yang disarankan oleh W3C untuk membuat dokumen markup keperluan khusus. Keperluan utama XML adalah untuk pertukaran data antar sistem yang beraneka ragam.
  • XSLT (Extensible Stylesheet Language Transformations ) adalah sebuah bahasa berbasis-XML untuk transformasi dokumen XML. Walaupun proses merujuk pada transformasi, dokumen asli tidak berubah melainkan dokumen XML baru dibuat dengan basis isi dokumen yang sudah ada. XSLT biasanya digunakan untuk merubah skema XML ke halaman web atau dokumen PDF.
  • Objek XMLHttpRequest untuk melakukan pertukaran data secara asinkron dengan peladen (server) web. Beberapa kerangka-kerja Ahax dan dalam beberapa situasi, objek IFrame digunakan selain objek XMLHttpRequest untuk melakukan pertukaran data dengan peladen web.
  • JSON (JavaScript Object Notation) yaitu format pertukaran data komputer yang ringan dan mudah. Keuntungan JSON dibandingkan dengan XML adalah pada proses penterjemahan data menggunakan Javascript. Javascript dapat menterjemahkan JSON menggunakan built-in procedure eval().

Dalam penerapannya, tidak semua teknologi di atas digunakan. Terdapat beberapa teknik komunikasi yang digunakan untuk implementasi AJAX. Teknik yang umum digunakan adalah dengan menggunakan:

  • Hidden Frame
    Metode ini memanfaatkan frame yang tersembunyi. Biasanya salah satu frame diset dengan ukuran tinggi/lebar 0 sehingga tidak terlihat di halaman. Frame tersembunyi inilah yang sebenarnya melakukan request ke dan menerima respon dari server, sehingga frame yang tampil kelihatan tidak melakukan postback ke server. Javascript digunakan untuk mengambil data dan mengisi data yang ada di frame tersembunyi ini.
  • Hidden IFrame
    Metode ini hampir sama dengan hidden frame, perbedaannya hanya pada elemen yang digunakan yaitu IFrame, bukan Frame.
  • Objek XMLHttpRequest
    Metode yang satu ini memanfaatkan ActiveX Objek (IE) atau objek javascript XMLHttpRequest (Mozilla/Firefox, Safari, Opera). Objek ini yang akan melakukan postback ke server dan menerima respon balik berupa data (bukan halaman). Data yang didapat dari server kemudian diolah di klien untuk ditampilkan ke halaman.

Teknik pemprosesan halaman secara umum ada dua:

  • Pemprosesan halam dengan pembuatan/manipulasi objek dokumen menggunakan javascript.
    Klien mengirimkan data dalam format XML/JSON kepada server dan mendapatkan data dari server berupa XML/JSON. Data XML/JSON kemudian diolah untuk memanipulasi objek dokumen menggunakan DOM dan javascript.
  • Parsial rendering.
    Pada teknik ini UI dan behaviour tidak diproses di klien melainkan diproses di server. Klien menerima UI dan behaviour kemudian melakukan rendering pada bagian halaman tertentu.

Perpaduan teknologi-teknologi tersebut dapat meningkatkan kinerja aplikasi web dan lebih responsif terhadap aksi pengguna. Dengan AJAX pertukaran data antara klien dan server lebih ringan karena hanya data yang dipertukarkan (bukan halaman) sehingga aplikasi web dapat berjalan lebih cepat.

Penggunaan Dasar

Dua keistimewaan Ajax adalah dapat:

  • Membuat permintaan kepada server tanpa memuat kembali (reload) halaman.
  • Mengurai (parse) dan bekerja dengan dokumen XML dan atau JSON.

1. Membuat Permintaan HTTP (HTTP Request)

Untuk membuat permintaan HTTP kepada server menggunakan JavaScript, diperlukan sebuah class yang menyediakan fungsi-fungsi ini. Pada Internet Explorer tersedia objek ActiveX yang disebut XMLHTTP. Pada Mozilla, Safari, Opera dan beberapa peramban lain, menerapkan sebuah class Javascript objek XMLHttpRequest yang mendukung method dan properties objek Microsoft ActiveX.

Untuk membuat instance (objek) class lintas-browser (cross-browser), dapat dilakukan dengan:

if (window.XMLHttpRequest) {       // Mozilla, Safari, ...
    http_request = new XMLHttpRequest ();
} else if (window.ActiveXObject) { // IE
    http_request = new ActiveXObject("Microsoft.XMLHTTP");
}

Catatan: kode di atas hanya sebagai ilustrasi saja. Kode tersebut merupakan versi paling sederhana untuk membuat instance XMLHttp. Untuk penggunaan secara nyata dapat lihat di bagian 3 artikel ini.

Beberapa versi browser Mozilla tidak bekerja dengan baik jika respon dari server tidak mengandung header mime-type XML. Untuk memenuhi kebutuhan ini, panggil method untuk mengganti/menambahkan header yang dikirim oleh server.

http_request = new XMLHttpRequest();
http_request overrideMimeType('text/xml');

Setelah itu, buat fungsi untuk mengolah setelah data diterima dari server berdasarkan permintaan yang dibuat sebelumnya. Tahap ini, daftarkan fungsi JavaScript yang menangani respon dari server. Setting properties onreadystatechange objek dengan nama fungsi Javascript yang disiapkan untuk mengerjakan proses respon.

http_request.onreadystatechange = namaFungsi;

Perlu dicatat bahwa tidak ada tanda kurung setelah nama fungsi dan tanpa parameter yang dilewatkan. Selain memberikan nama fungsi, dapat juga digunakan teknik JavaScript dalam pendefinisian fungsi (tanpa nama) saat program berjalan (run-time) -- yang disebut fungsi anonymous -- dan mendefinisikan tindakan untuk melakukan proses, seperti berikut:

http_request.onreadystatechange = function() {
    // do the thing
}; 

Selanjutnya, setelah deklarasi dan segera setelah menerima respon, kemudian buat permintaan. Panggil
method open() dan send() dari klas permintaan HTTP seperti kode berikut:

http_request.open('GET', 'http://www.example.org/somefile', true);
http_request.send(null);
  • Parameter panggil pertama dari open() adalah method permintaan HTTP GET, POST, HEAD atau method lain yang didukung oleh server. Gunakan huruf kapital sebagaimana standar HTTP. Untuk informasi lebih lanjut mengenai method permintaan HTTP dapat dilihat pada spesifikasi W3C.
  • Parameter kedua adalah URL dari halaman yang diminta. Demi keamanan, panggilan tidak dapat dilakukan pada halaman domain pihak ketiga. Pastikan untuk menggunakan nama domain yang pasti pada semua halaman jika tidak ingin mendapat error 'permision denied' ketika melakukan panggilan open().
  • Parameter ketiga diset ketika permintaan adalah asinkron. Jika diset TRUE, eksekusi fungsi JavaScript akan berlanjut walau tanggapan dari peladen belum sampai. Ini adalah A dalam AJAX.

Parameter untuk method send() dapat berupa sembarang data untuk dikirim ke server saat mengirimkan permintaan POST. Data harus dalam format query string, seperti:

name=value&anothername=othervalue&so=on

Catatan bahwa jika ingin mengirim (POST) data, ganti tipe MIME permintaan menggunakan bari berikut:

http_request.setRequestHeader('Content-Type', 'application/x-www-form-urlencoded'); 

Bila tidak, server akan mengabaikan data yang dikirim.

2. Penanganan Respon Server

Ingat bahwa ketika permintaan dikirim, fungsi JavaScript harus telah disediakan untuk menangani respon.

http_request.onreadystatechange = namaFungsi;

Apa yang seharusnya dikerjakan oleh fungsi ini. Pertama, fungsi untuk memeriksa status tanggapan. Jika status memiliki nilai 4, berarti bahwa seluruh tanggapan peladen telah diterima dan siap dilanjutkan proses berikutnya.

if (http_request.readyState == 4) {
    // everything is good, the response is received
} else {
    // still not ready
}

Berikut adalah daftar nilai status readyState

  • 0 (tidak diinisialisasi)
  • 1 (dalam proses memuat)
  • 2 (telah dimuat)
  • 3 (interaktif)
  • 4 (lengkap)

Berikutnya adalah pemeriksaan kode status dari respon HTTP server. Daftar kode status respon HTTP dapat dilihat di situs W3C. Pada contoh kali ini hanya digunakan status 200 yaitu respon OK.

if (httpRequest.status == 200) {
    // perfect! 
} else {
    // there was a problem with the request,
    // for example the response may be a 404 (Not Found)
    // or 500 (Internal Server Error) response codes 
}

Setelah semua status permintaan diperiksa dan kode status HTTP telah ada respon, data respon dari server dapat diolah. Terdapat dua pilihan untuk mengakses data.

  • httpRequest.responseText -- akan mengembalikan respon berupa teks string
  • httpRequest.responseXML -- akan mengembalikan respon berupa objek XMLDocument object yang dapat diakses dengan fungsi DOM JavaScript

3. Contoh Sederhana

Tulis bagian program menjadi satu permintaan HTTP sederhana. JavaScript akan meminta sebuah dokumen HTML yaitu test.html yang hanya mengandung tulisan "I'm a test" dan kemudian memanggil alert() dengan isi dari berkas test.html

<script type="text/javascript" language="javascript">
    var http_request = false;
    function makeRequest(url) {
        http_request = false ;
        if (window.XMLHttpRequest) { // Mozilla, Safari ,...
            http_request = new XMLHttpRequest();
            if (http_request.overrideMimeType) {
                http_request.overrideMimeType('text/xml');
                // See note below about this line
            }
        } else if (window.ActiveXObject) { // IE
            var aVersions = [ "MSXML2.XMLHttp.6.0", "MSXML2.XMLHttp.5.0", "MSXML2.XMLHttp.4.0", "MSXML2.XMLHttp.3.0", "Microsoft.XMLHTTP" ];
            for (var i = 0; i < aVersions.length; i++) {
                try { http_request = new ActiveXObject(aVersions[i]);
                    break;
                }
                catch (e)
                {
                // Do nothing 
                } 
            }
        }
        if (!http_request) {
            alert ('Giving up :( Cannot create an XMLHTTP instance');
            return false;
        }
        http_request.onreadystatechange = alertContents;
        http_request.open('GET', url, true);
        http_request.send(null);
    }
    function alertContents() {
        if (http_request.readyState == 4) {
            if (http_request.status == 200) {
                alert(http_request.responseText);
            } else {
                alert('There was a problem with the request.');
            }
        }
    }
</script>
<span style="cursor: pointer; text-decoration: underline" onclick ="makeRequest('test.html')">Make a request
</span > 

Pada contoh di atas:

  • Ketika pengguna menekan klik pada link &quote;Make a request&quote; maka fungsi makeRequent dipanggil dengan parameter nama file HTML test.html dalam direktori yang sama.
  • Permintaan dibuat dan kemudian event onreadystatechange melakukan eksekusi alertContents()
  • alertContents() memeriksa jika tanggapan telah diterima dalam keadaan baik dan kemudian tampilkan isi berkas test.html menggunakan fungsi alert()

Contoh di atas dapat diuji dengan klik di sini dan juga berkas test dapat dilihat di sini. Catatan: baris http_request.overrideMimeType('text/xml'); di atas mengakibatkan error Console pada Firefox 1.5b seperti tercantum dalam dokumen pada https://bugzilla.mozilla.org/show_bug.cgi?id=311724 jika halaman yang dipanggil dengan XMLHttpRequestbukan XML yang valid (seperti plaintext).

4. Bekerja dengan Respon XML

Pada contoh sebelumnya, setelah tanggapan dari permintaan HTTP diterima, digunakan sifat responseText dari objek permintaan yang mengandung isi file test.html. Sekarang, coba gunakan sifat responseXML Buat dokumen XML yang valid dengan nama test.xml seperti contoh di bawah:

<?xml version ="1.0" ?>
<root>
    I'm a test.
</root>

Ganti baris permintaan pada script untuk melakukan request dengan:

...
onclick ="makeRequest('test.xml')">
...

Kemudian pada alertContents() ganti pada baris alert(http_request.responseText); diganti dengan:

var xmldoc = http_request.responseXML;
var root_node = xmldoc.getElementsByTagName('root').item(0);
alert(root_node.firstChild.data); 

Perintah tersebut untuk mengambil objek XMLDocument yang diberikan oleh responseXML dengan menggunakan method DOM untuk mengakses data dalam dokumen XML.

4. Petukaran data menggunakan JSON

Telah di sebutkan di atas bahwa JSON merupakan salah satu format pertukaran data yang dapat secara langsung diterjemahkan ke dalam objek Javascript. Pada contoh berikut akan dijelaskan bagaimana implementasi JSON pada AJAX dibandingkan dengan XML.

Pertama, buat data JSON dalam sebuah file dengan nama test.txt yang isinya:

{ "FirstName" : "Ahmad", "LastName" : "Masykur" } 

Ganti baris perintah pada script untuk melakukan request dengan:

...
onclick ="makeRequest('test.txt')">
...

Kemudian pada alertContents() ganti pada baris alert(http_request.responseText); diganti dengan:

eval("jsonObj="+http_request.responseText+";"); 
alert(jsonObj.FirstName + ' ' + jsonObj.LastName); 

Dari contoh di atas terlihat bahwa JSON lebih sederhana dan ringan dibandingkan dengan XML. Jumlah data yang terkandung lebih banyak dan total byte yang dikirim lebih kecil. Juga pada penulisan di javascript lebih sederhana karena notasi data dapat langsung diterjemahkan menjadi objek Javascript dengan fungsi eval().

Pada implementasi di projek nyata, data (baik XML maupun JSON) biasanya diambil dari application server atau webservice. Demikian tulisan singkat dan contoh sederhana mengenai AJAX. Semoga dapat membuka wawasan mengenai AJAX untuk dapat memulai mengembangkan aplikasi web yang AJAX-enabled.


Tags:
Categories: AJAX
Permalink | Comments (77) | Post RSSRSS comment feed

Comments

Andri Indonesia | Reply

Sunday, May 20, 2007 6:24 AM

Andri

Wow cerdas!! terima kasih atas segala infonya tentang ajax. Kebetulan saya ada tugas kuliah tentang keamanan AJAX.. tetep blm dpt ungnya sampai saat ini. Kl pak Ahmad sudah ada data2nya, bole tidak dikirim ke e-mail saya. Mohon bantuannya! Trims.

clara chantika Indonesia | Reply

Saturday, June 02, 2007 7:27 AM

clara chantika

tulisannya bagus mas, sayang saya gak ngerti ASP.NET Tong

Yogi Indonesia | Reply

Wednesday, July 04, 2007 8:26 AM

Yogi

Bagus2x... gw juga dah sempet baca artikel yang sama seperti ini tapi bhs inggris... :p
sekarang lebih mengerti akuw... thx..

oh yah... mas ada contoh buat hidden frame dan iframe nya? mau membandingkan secara langsung nih... Laughing
aku masih belajar ASP.NET dengan bahasa C#... mohonbantuannya...

hartini Indonesia | Reply

Friday, July 13, 2007 11:20 PM

hartini

mas ahmad...saya baru mau belajar ttg ajax, yah tuntutan dunia kerja yang mengharuskan memakai program ini..dimana project tersebut diantaranya dengan menggunakan bahasa pemrograman MVC (Model-view-controller) serta dukukan teknologi Ajax (Asynchronous JavaScript and XML). Jadi saat ini saya sangat membutuhkan sekali tutorial-tutorialnya dalam bahasa indonesia..berikut syntaxnya. Mohon dikirimkan lewat email saya. Terima kasih banyak atas bantuannya.. Smile

fonihadi Indonesia | Reply

Friday, August 31, 2007 10:01 PM

fonihadi

halo mas ahmad...tutorialnya bagus dan membantu saya, kelihatannya sih simple tapi implementasinya lumayan report juga....mas....apa ada tutorial ajax untuk asp net.2.0. (vb languagenya) saya butuh bnget mkasaih

ministerAuf Indonesia | Reply

Sunday, September 09, 2007 9:55 AM

ministerAuf

bagus mas, Terima kasih ya atas ilmunya semoga berkah

yuli Indonesia | Reply

Thursday, November 15, 2007 12:30 AM

yuli

mas aq baru masalah ajax
tolong kasih tahu plus contoh scrip yang banyak biar hot pikirannya

ferireza.wordpress.com | Reply

Tuesday, December 25, 2007 4:39 AM

pingback

Pingback from ferireza.wordpress.com

AJAX « LunTAnKLanTunK

ferireza United States | Reply

Tuesday, January 22, 2008 10:17 PM

ferireza

mas ahmad sory ya aq copypaste tapa permisi, soalnya ada tugas tentang ajax, tugas nya dalam bentuk blog. jika kurang berkenan akan saya hapus.
trimakasih.

ihsan Indonesia | Reply

Saturday, January 26, 2008 6:59 PM

ihsan

tutornya asik banget, saya ingin belajar membuat aplikasi web dengan menggunakan ajax, tolong kasih dasar2nya dan tutornya ke email saya. kalo anda berkenan

trimakasih.....!

infonetter.wordpress.com | Reply

Saturday, January 26, 2008 7:01 PM

pingback

Pingback from infonetter.wordpress.com

Pengantar Ajax « Informasi Buat Para Netter

2121 United States | Reply

Monday, January 28, 2008 3:37 PM

2121

Smile)

bowiedinho Indonesia | Reply

Tuesday, February 05, 2008 11:39 PM

bowiedinho

wah artikelnya sangat berguna buatku yang awam ini,thanks bgt mas Smile

ARUL Indonesia | Reply

Thursday, February 21, 2008 8:06 PM

ARUL

tulisan mas sangat bagus, dan bermanfaat bagi yang memerlukan topik ini, kalau bisa lebih detail lagi mas, tolong kasih tahu plus contoh scrip yang banyak biar tambah lagi ilmu saya, thank's.

ramadany Indonesia | Reply

Tuesday, March 04, 2008 8:45 AM

ramadany

Makasih mas atas tulisannya. Dengan tulisan ini menambah ilmu saya.
Tapi klo boleh tanya, gimana menghadapi kendala dari penggunaan AJAX yang
tidak dapat terindeks oleh search engine????

Mohon penjelasannya.....

Ahmad Masykur Indonesia | Reply

Tuesday, March 04, 2008 9:01 AM

Ahmad Masykur

Untuk SEO dapat dibikin dua versi yang AJAX enable dan HTML biasa. Ini juga bisa digunakan untuk memastikan semua user bisa akses web kita baik yang javascript-nya enable maupun disable.

SISKA Indonesia | Reply

Monday, March 10, 2008 10:19 AM

SISKA

Websitenya kurang menarik.....

tegar Indonesia | Reply

Wednesday, March 19, 2008 10:33 AM

tegar

sudah oke,tp klw bisa scriptnya diperbanyak mas supaya lebih mudah dimengerti...tengkyu Smile

rond United States | Reply

Friday, April 04, 2008 6:39 PM

rond

Makasih ya mas, saya lagi ada tugas nih. Boleh saya ambil ya!!!

ardhi Indonesia | Reply

Friday, April 04, 2008 8:10 PM

ardhi

mas..,makasih yup,artikelnya dh ckup ngebantu tgs saya nie..
tp klo bsa lebih detail lg dung + lebih lengkap lagi,yup..
klo bsa kirim k'email sya yup.
thankz.

any Indonesia | Reply

Wednesday, April 09, 2008 5:29 PM

any

Wah lumayan neh materi Aq lagi bikin PI tentang Ajax...Minta materi lebih lengkap ke EmailQu dunk!
Thx....

Tomi yahya United States | Reply

Monday, April 14, 2008 4:44 PM

Tomi yahya

Melihat tutorial tentang ajax ini jadi tertarik nih gunakan ajax.Selama ini belum pernah memakai ajax, hanya Js aja dan asp.net server side. Perlu Dicoba nih.
Makasih, Buat sharenya.

Assalendesso Indonesia | Reply

Friday, June 06, 2008 7:56 PM

Assalendesso

..wah memang sudah saatnya meninggalkan keruwetan pakai js+xml and lainnya secara tradisional
AJAX memang membuat gw agak lebih enak bobok-nya...

makasih artikel-nya..inspiring banget!!!!!

tafalah Indonesia | Reply

Wednesday, June 11, 2008 1:59 PM

tafalah

hampir sama kya punya saya BUKU AJAX Stater Kit
tapi bahasa Inggris, klo ini mudah ngertinya....thanks
SALAM KENAL

Wahyu Indonesia | Reply

Friday, June 27, 2008 7:06 PM

Wahyu

Coba googling anthem.net, yang berhubungan dengan asp.net pasti sangat terbantu. anthem.net itu adalah asp.net control yang sudah dibungkus menjadi ajax. Gratis lagi. Lumayan kan.

information technology Indonesia | Reply

Monday, July 14, 2008 10:44 AM

information technology

ajax bisa connect ke database ngak? ato cuman kayak javascript...

Ahmad Masykur Indonesia | Reply

Monday, July 14, 2008 11:08 AM

Ahmad Masykur

Ajax tidak bisa secara langsung berinteraksi dengan database tapi dengan Ajax bisa call web service. Web service tersebut yang menyediakan jembatan antara client (JavaScript) dengan database.
Anda bisa berdiskusi tentang Ajax dan JavaScript di milis javascript@groups.or.id
Untuk mendaftar kirim email kosong ke javascript-subscribe@groups.or.id

Didin Indonesia | Reply

Friday, July 25, 2008 7:53 AM

Didin

wah. terima kasih banyak ni , pak... pelajarannya bermutu...

noviandi Indonesia | Reply

Friday, July 25, 2008 4:25 PM

noviandi

Tulisannya sangat bagus, karena bagus saya mau ambil untuk tugas saya, maaf ya mass................

ar_di Indonesia | Reply

Saturday, July 26, 2008 10:41 PM

ar_di

mas artikelnya keren tapi klo bisa kasih tau lagi dong tutorial yang lengkap donk..... tuk referensi tugas akhir

to malah bayar .... hehhehe

Alkayzar Indonesia | Reply

Monday, July 28, 2008 3:39 PM

Alkayzar

dear clara.. waduh g bsa ASP ya, dlu aq jg g bsa. skrng tetep..
tpi klo qt ad kmauan, psti dsana ad jalan.
klo mw diskusi mslh ASP k AA aj ya
;p

maryati Indonesia | Reply

Thursday, August 14, 2008 4:16 PM

maryati

Maksih mas infonya saya seneng banget ]
kemaren temenku email saya suruh mampir ke site ini

yusuf Indonesia | Reply

Wednesday, August 27, 2008 7:54 AM

yusuf

makasih mas informasinya,kebetulan neh mau belajar tentang ajax, kiranya ada informasi baru toong ditambahin z mas, Wassalam.

jaka Indonesia | Reply

Monday, September 01, 2008 3:26 PM

jaka

mas kalo mau belajar ajax bagusnya beli bukunya apa ya?

pinokio Indonesia | Reply

Wednesday, September 03, 2008 2:45 PM

pinokio

Tutorialnya lumayan, tp gimana ya caranya simpan data dengan menggunakan ajax?? Ada yang tau gak??

mochal Indonesia | Reply

Wednesday, September 03, 2008 10:44 PM

mochal

terimakasih mas telah berbagi ilmu, jadi sedikit mengerti tentang Ajax. keep post mas...

readone Indonesia | Reply

Sunday, September 07, 2008 12:31 PM

readone

tolong seting mozila dan ie nya gimana buat mulai ajax

aNtoK's Indonesia | Reply

Monday, September 08, 2008 3:52 AM

aNtoK's

Waaaa goood, tengkyu mas infonya. Komentarnya jg udah pake Js nie. wakakak keep sukses dueh...

Andi Baskoro Indonesia | Reply

Monday, September 08, 2008 5:58 PM

Andi Baskoro

kalo contoh script yg diatas dalam satu bendel (*.zip) ada gak boss??
soalnya scriptQ gak mau jalan d mozilla..
tx sebelumnya

gopz Indonesia | Reply

Sunday, October 05, 2008 12:24 PM

gopz

Ada ebooknya AJX yang lengkap g???

Lagibutuh niE,mw bLajar dari NuL

kLu ad, tlg kirim kEmail yapz...

thx bntuannya

opickcool Indonesia | Reply

Monday, October 06, 2008 11:29 AM

opickcool

@gopz

ada tuh tapi bahasa inggris semua... nih lu buka aja www.flazx.com

komplit tuh di situ.. tapi mudah2an aja ga salah ketik url... huehhuheuehuhehe

deflex Indonesia | Reply

Friday, October 31, 2008 10:54 AM

deflex

tutorialnya bagus mas , tapi kalo sama flex hebat mana yaa ?
coba buka ini deh  http://www.smkn26jakarta.sch.id/student/ ini dibuat pake flex

ilham bagus Indonesia | Reply

Saturday, November 01, 2008 4:09 AM

ilham bagus

saya ingin belajar ajax, kira2 mulai darimana dulu yang harus saya pelajari ya mas....! Laughing

Ari Indonesia | Reply

Monday, November 10, 2008 7:19 AM

Ari

mas yang lengkap donk trim's before

Rickz Afghanistan | Reply

Saturday, November 29, 2008 8:26 PM

Rickz

sadis bgt mas semua content site-nya. COMPLETE Laughing
hmmm... i'll add this site 2 my favorites/bookmark

satrya Indonesia | Reply

Monday, December 08, 2008 3:59 AM

satrya

tulisannya oke banget.cuma aku belum ngerti semua .ada nga sumber lain yang bisa saya baca supaya saya bisa ngerti sepenuhnya ,terutama yang seperti ini...<script type="text/javascript" language="javascript">
    var http_request = false;
    function makeRequest(url) {
        http_request = false ;
        if (window.XMLHttpRequest) { // Mozilla, Safari ,...
            http_request = new XMLHttpRequest();
            if (http_request.overrideMimeType) {
                http_request.overrideMimeType('text/xml');
                // See note below about this line


perintah perintah itu maksudnya apa sih terus di ketik di mana,tolong di jawab ya.

Evi Indonesia | Reply

Saturday, January 03, 2009 3:55 PM

Evi

Terimakasih banyak mas, informasinya sangat berguna...

Cayenne Pepper Diet United States | Reply

Wednesday, January 07, 2009 2:56 AM

Cayenne Pepper Diet

tulisannya bagus mas, sayang saya gak ngerti ASP.NET Tong

trimuktiariwibowo.wordpress.com | Reply

Thursday, January 08, 2009 9:13 AM

pingback

Pingback from trimuktiariwibowo.wordpress.com

docs.google.com : CHat dengan Google docs. « Trimuktiariwibowo’s Blog

cayennepepper-diet.com | Reply

Saturday, January 10, 2009 1:44 AM

pingback

Pingback from cayennepepper-diet.com

Easy way to lose weight with lemon cayenne pepper diet | Cayenne Pepper Diet Information

cayennepepperdiet21.wordpress.com | Reply

Tuesday, January 13, 2009 6:22 AM

pingback

Pingback from cayennepepperdiet21.wordpress.com

Easy way to lose weight with lemon cayenne pepper diet « Cayenne Pepper Diet Blog

Online Longboard Skateboard Shop Australia United States | Reply

Thursday, January 15, 2009 7:21 PM

Online Longboard Skateboard Shop Australia

An Ajax framework is a framework that helps to develop web applications that use Ajax, a collection of technologies used to build dynamic web pages on the client side. Data is read from the server or sent to the server by JavaScript requests. However, some processing at the server side may be required to handle requests, such as finding and storing the data. This is accomplished more easily with the use of a framework dedicated to process Ajax requests. The goal of the framework is to provide the Ajax engine described below and associated server and client-side functions.

Call of Duty 4 servers United States | Reply

Sunday, January 18, 2009 4:28 PM

Call of Duty 4 servers

The Document Object Model (DOM) is a platform- and language-independent standard object model for representing HTML or XML documents as well as an Application Programming Interface (API) for querying, traversing and manipulating such documents.

Anime Lyrics France | Reply

Wednesday, January 21, 2009 1:24 PM

Anime Lyrics

is there any ajax examples for processing form without reload the pages? i thinks its very useful for my project site

Charlotte SEO United States | Reply

Monday, January 26, 2009 1:08 AM

Charlotte SEO

The goal of the framework is to provide the Ajax engine described below and associated server and client-side functions.

Grace United States | Reply

Monday, January 26, 2009 4:12 PM

Grace

XML's set of tools help developers in creating web pages but its usefulness goes well beyond that. XML, in combination with other standards, makes it possible to define the content of a document separately from its formatting, making it easy to reuse that content in other applications or for other presentation environments.

Yulia Indonesia | Reply

Wednesday, January 28, 2009 12:22 PM

Yulia

Mas Ahmad, saya seorang mahasiawi Informatika. Kebetulan saya mendapat tugas untuk membuat web dengan menggunakan AJAX, saya sedang membutuhkan syntaxnya yang berisikan syntax untuk searching, dan combobox..
Terima kasih..
Mohon dibalas..

Goji business United States | Reply

Tuesday, February 03, 2009 1:34 AM

Goji business

XSLT is a language for transforming XML documents into XHTML documents or to other XML documents.

XPath is a language for navigating in XML documents.

Idiot Proof Diet Reviews United States | Reply

Wednesday, February 11, 2009 1:55 PM

Idiot Proof Diet Reviews

Coba googling anthem.net, yang berhubungan dengan asp.net pasti sangat terbantu. anthem.net itu adalah asp.net control yang sudah dibungkus menjadi ajax. Gratis lagi. Lumayan kan.

Ahmad Masykur Indonesia | Reply

Wednesday, February 11, 2009 2:10 PM

Ahmad Masykur

Anthem.net memang memudahkan kita dalam membuat aplikasis berbasis Ajax tapi lebih baik kita mengetahu cara kerja Ajax itu sendiri. Selain Anthem.net bisa juga menggunakan ASP.NET Ajax yang sudah terintegrasi dengan .NET Framework 3.5 dan Visual Studio 2008.
Dengan demikian kita tidak tergantung terhadap kontrol yang sudah ada tapi bisa menyesuaikan dengan kebutuhan.

pydeepy.wordpress.com | Reply

Thursday, February 12, 2009 3:04 PM

pingback

Pingback from pydeepy.wordpress.com

Tutorial Konsep Ajax II « Pydeepy Weblog

al Indonesia | Reply

Monday, February 16, 2009 12:18 PM

al

asm..
maav mas sya pengn banget bljar ajax..
ada dasar2nya ngk mas??
kalo ada tlong kirimin ke email saya y mas..
maav ya ngerepotin...

Ahmad Masykur Indonesia | Reply

Monday, February 16, 2009 12:38 PM

Ahmad Masykur

Wa'alaikum salam
Untuk belajar Ajax sebaiknya Anda tahu JavaScript terlebih dahulu. Walaupun sekarang banyak framework yang tidak perlu nulis satu baris Javascript sekalipun. Buku-buku JavaScript sekarang biasanya juga membahas mengenai Ajax.

heri United States | Reply

Friday, February 20, 2009 9:36 AM

heri

wah, kata temen saya tuh programming ajax panjang banget hanya untuk buat sedikit fungsi. tapi, katanya hasilya mantap...

Ahmad Masykur Indonesia | Reply

Friday, February 20, 2009 9:42 AM

Ahmad Masykur

Tidak juga. Dengan Ajax framework yang sudah ada sekarang, programming Ajax hanya butuh beberapa baris kode saja. Bahkan jika Anda pake ASP.NET Ajax atau Anthem.NET bisa tidak didiperlukan satu baris pun untuk membuat Ajax application.

penyok Indonesia | Reply

Wednesday, February 25, 2009 5:05 PM

penyok

Maaf aku copy contentnya. kusimpan di blog-ku. ntar daripada bingung nyari artikel ini.
Tambah lagi artikelnya lebih baik

Makasih

Dhien Indonesia | Reply

Thursday, March 12, 2009 11:53 AM

Dhien

Wew content tulisannya bagus n berkualitas.
begini mas kebetulan saya ada tugas untuk membuat sebuah website ecomerce dengan menggunakan AJAX.
saya ingin menggunakan platform .NET dgn bahasa C# tapi saya masih belum mengerti baik AJAX maupun ASP.NET.
mohon bantuannya, Untuk bisa belajar itu semua dengan mudah dan cepat. tolong kirim tutorialnya ke email saya,, thanx

henk Indonesia | Reply

Monday, April 06, 2009 11:12 AM

henk

wah tulisannya bagus juga, tapi sayang ASP kalo bisa dengan php mas... biar modal dengkul doank ha..ha..

Ahmad Masykur Indonesia | Reply

Monday, April 06, 2009 11:20 AM

Ahmad Masykur

Mas henk,

Contoh di atas tidak tergantung terhadap bahasa tertentu. Bisa dicoba hanya dengan HTML murni, tidak butuh ASP atau PHP. Untuk implementasi sebenarnya bisa gunakan ASP atau PHP, tergantung mana yang dikuasai.

fithraw Indonesia | Reply

Friday, April 17, 2009 11:23 PM

fithraw

mangstaff pak tutorialnya...
gimana dengan PHP Ajax pak?
ada tutorialnya nggak?

cika_can Indonesia | Reply

Tuesday, May 05, 2009 10:34 AM

cika_can

isi web nya keren...siph deh bisa buat tugas neh..
mas,,,klo ada yang berhubungan dengan ajax...dimulai dari dasar2 nya aku minta dunk mas..buat bahan belajar... biar lebih mengerti.thx

nana Indonesia | Reply

Thursday, May 28, 2009 12:55 PM

nana

Mas.. HTTP_Request.respond=200 jalan di localhost (pake ASP dan IIS 6.0) tapi pas diupload ke server gak jalan (spesifikasinya sama), ada solusi?

fikri Indonesia | Reply

Thursday, September 03, 2009 7:06 PM

fikri

mas, klo mo cek http request ke url bukan di server yg sama gmn? klo di sini kan minta ke server yg sama makeRequest('test.html'), gmn klo diganti misalnya ke http://google.co.id

thanks

Ahmad Masykur Indonesia | Reply

Thursday, September 03, 2009 8:14 PM

Ahmad Masykur

Fikri, untuk request ke domain di luar, dinamakan XSS (Cross Site Scripting). Menurut dokumen W3C, XSS tidak diperbolehkan karena dapat menimbulkan lubang keamanan. Untuk dapat mengakses data dari domain lain dapat menggunakan JSOP (JSON with Padding). Hal ini membutuhkan JSONP service untuk melakukannya. Ada banyak literatur JSONP di Internet yang bisa Anda pelajari.

moratmarit Indonesia | Reply

Sunday, October 04, 2009 4:34 AM

moratmarit

Wah ternyata lebih paham baca pengantar Ajax disini, daripada baca buku bingung,,Frown.
Makasih mas Ahmad..Smile

Ho jewelry Blog United States | Reply

Saturday, November 28, 2009 6:44 PM

Ho jewelry Blog

Mas.. HTTP_Request.respond=200 jalan di localhost (pake ASP dan IIS 6.0) tapi pas diupload ke server gak jalan (spesifikasinya sama), ada solusi?

Riza Indonesia | Reply

Tuesday, December 15, 2009 2:39 AM

Riza

Mas Refrensi lengkap tentang ajax ada ga ????
Saya belum pernah belajar sedikit pun tentang ajax tapi udah di suruh ngejelasin sama dosen di kamus. kalo ada bisa ga kirim data nya ke emil saya biar saya cepat ngerti tentang ajax. atas bantuan mas trims

Add comment




  Country flag

biuquote
  • Comment
  • Preview
Loading